Tuesday, October 2, 2018

Diorama Rasa

[Picture Source: deviantart.com]


jika cinta harus melibatkan dua insan
apakah harus ada yg saling mengorbankan perasaan
bukankah kadang jatuh cinta itu penuh reka-reka
yang seringkali membuat siapapun hilang logika
jika cinta adalah sebuah pengharapan
bolehkah jika harapan dipanjatkan berlebihan?

entahlah
semua masih penuh tanda tanya
ingin  hati ini sejatinya  dilabuhkan pada sosok yang sebaik-baiknya

tapi begitulah
perjalanan pencarian itu nyatanya tak mudah
butuh bertemu dengan mereka si pemilik hati yang tak indah
kerapkali dibalut dusta dan membuat terluka
pada siapa saja yang hatinya terlanjur dibuat suka

beberapa hari ini aku dibuat berjumpa
dengan seseorang  yang membuat hati ini tersapa
pikirku dibuat tak pernah lepas oleh sosoknya
dan sempat berpikir apakah dia pelengkap jiwa separuhnya

hati ini kucoba tak dengan mudah tersipu
tapi begitulah, virus merah muda ini begitu mudah menipu
membuatku dengan mudah mengaminkan semua kebaikannya
lantas ku nilai dia adalah pangeran sebetulnya

pikir waras pun kucoba panggil
namun rasanya susah untuk hadir dan terpanggil
virus merah muda nyatanya begitu pekat mengelabui
sampai kini kurasa aku tercandui

aku kembali mengorek memori
tentang kesedihan dan luka yang pernah membanjiri
aku kembali dibuat takut hal serupa kan terjadi
sehingga kucoba untuk menjadi pengemudi

setiap hari diskusi dan pergolakan batin terus mencecar
perihal persoalan rasa yang tak kunjung usai dan lancar
berbagai pertanyaan dan kontemplasi panjang memadati ruang pikir
berharap menemui jawaban dan titik akhir
apa perlu diputuskan biarkan saja semua ini mengalir
layaknya hujan yang turun mengobati gersang
layaknya rasa yang kian ditahan kian merangsang

aku tau diri ini terlalu banyak lemah
tapi sejujurnya ku tak ingin begitu ramah
menanggapi semua rasa ini dengan begitu mudah
lantas menganggapnya menjadi yang utama

tak ingin ku kembali menjadi yang dikemudikan oleh perasaan
yang kenyatannya belum tentu terbalaskan
lebih baik membuka diri dan tak gegabah menanggapi persoalan rasa
karena yang dilibatkan bukan hanya satu pemirsa
dua hati yang saling suka
sejatinya akan saling sama-sama menerka
lantas saling bersingergi bersama
menjadi satu padu dan seirama

Credit to: Kertaslipatmia

Tuesday, September 18, 2018

Rose

[Picture Source: Flickr.com]


I've told you!
Rose is beautiful indeed,
yet prickly and make your finger bleed.

You can be impressed by its beauty,
but don't you dare to touch its stalk,
or you will be hurt.

It has been a half of a century,
not so many roses you have watched.
Was it because you were afraid to be hurt?

It might be one of the reason.

Or you were so immersed by their beauty?

It might be also one of the reason. 

Now, will you find another rose?

...

Why did you hesitate?

...

Rose is beautiful indeed,
yet you have to bear the pain,
If you still want to see the beauty.
No other choices.

no pain, no gain.

Saturday, September 15, 2018

How To Cook Radish with Indomie Soto

I told my friend that I need to be healthy here. I bought all the vegetables including the radishes. Firstly, I planned to stirfry the vegetables, but after I told my friend about my plan, she gave me an idea to add it with Indomie Soto. Aha! I thought it was a good idea, everything with Indomie must be delicious so I followed her idea. Here is the ingredient I used (The amount is as much as the picture):

1. Shallots

2. Garlic

3. Radishes

4. Onion

5. Red Chilies

6. Indomie: Soto Mie Flavor

7. Salt

8. Water

9. Egg


Procedures:
1. Cut into pieces radishes and onion

2. Grind shallots, garlic, and red chilies

3. Fry the grounded shallots, garlic, and red chilies

4. Put the pieces of radishes and onion, add some water, mix them well, wait until cooked.


5. Add the egg, mix it well

6. Put Indomie Soto

7. Of course, also put the seasonings from Indomie Soto, and mix them well

8. If you need, you can add more salt.

That's all, so simple right?
I apologize, I forgot to take the picture of the final dish.