Saturday, April 15, 2023

Yang Beda dari Harvest Moon Story of Seasons Bagian 4

Bagian 1 (klik di sini), bagian 2 (klik di sini), dan bagian 3 (klik di sini), sekarang mari kita kulik bagian keempat di bawah ya:

Ketiga puluh satu, kotak pos sekarang ada notifikasinya, sebelumnya ngga ada, jadi harus selalu periksa berkali-kali untuk melihat ada atau ngganya surat. Dengan adanya notifikasi berupa gambar amplop di kotak pos, kegiatan menjadi lebih efisien, cukup periksa kotak pos kalau ada notifikasi aja. 



Ketiga puluh dua, setiap menyelesaikan kegiatan satu hari dan memutuskan untuk tidur, rincian penghasilan harian dibuat menjadi lebih rinci, berapa hasil panen, hasil produk dari hewan ternak, hasil tambang, ikan, atau tanaman-tanaman herba yang dipetik langsung dari alam. Sebelumnya, ngga terlalu detail. Meskipun demikian, menurutku ya, bisa dibuat lebih detail lagi, lebih diperinci per jenis item di tiap kategorinya. Misalnya untuk hasil panen, perolehan per jenis panennya bisa diperjelas, jagung laku berapa dijual, tomat, bawang, dan seterusnya. Jadi kan kita bisa tau mana yang dijual paling mahal, buat strategi bertanam juga gitu kan. 


Ketiga puluh tiga, ketika ada event kontes adu ayam, sebelumnya untuk ayam yang memenangkan kontes akan mendapatkan privilege wkwk, berupa telor emas setiap kali bertelor. Namun, sekarang, ayam yang menang kontes, cuma dapat tropi doang, sedih hahaha. Kalau telor emas kan harganya lebih mahal ya daripada telor biasa, bahkan lebih mahal dari telor rebus. Kalau cuma dapat tropi doang ya gimana, tapi ya sudahlah. Mungkin biar lebih realistis, karena nyatanya ga ada ayam yang bertelor emas kan wkwkwk.

Ayamku yumie yang menang kontes, ada tanda mahkotanya, atau mungkinkah akan bertelor emas kalau hatinya udah komplit merah semua ya? Kalau nanti iya, aku akan update lagi

Ini telornya

sementara ini tropinya


Ketiga puluh empat, saat memecah batu, sekarang ada hasil pecahannya, berbentuk kubus. Sebelumnya, setiap batu yang pecah, hilang gitu aja ga ada jejaknya. Begitu juga untuk kayu-kayu yang dibelah, sekarang ada hasil kayu belahannya. Sebelumnya tiap yang dibelah kayunya, hilang gitu aja, dan tiba-tiba udah ada di tempat penyimpanan kayu. Mungkin dibuat ada wujudnya sekarang, supaya lebih realistis. 



Ketiga puluh lima, jika mau merenovasi rumah, jadi lebih luas, sebelumnya hanya membutuhkan uang dan persediaan kayu aja. Sekarang, juga perlu persediaan batu. Jadi lebih ribet tapi ya ada gunanya juga ternyata batu sekarang ya. Sebelumnya kan batu ga ada gunanya, kecuali untuk bikin pager-pageran untuk ayam yang ditaro di luar. Cuma jadi mikir untuk ke depannya gimana caranya memenuhi kebutuhan batu. Karena batu ga banyak ada di sekeliling, kalau kayu yang bisa dibelah kan banyak tersedia. Ya, kita jalani sajalah ya.

Untuk renovasi rumah menjadi lebih luas butuh 3000 Gold, 150 kayu, dan 50 batu


Ketiga puluh enam, di tukang kayu, ternyata juga bisa beli pohon, mana ada tiga pilihan pohon lagi. Pohon apel, pohon anggur, dan pohon jeruk. Sebelumnya, ga pernah ada yang jual pohon, tukang kayu cuma jual kayu dan jasa renovasi. Ini keren sih, patut diapresiasi. Dengan adanya ini, aku baru paham alasannya kenapa kolam ikannya dipindah, ternyata lokasi kolam ikan yang sebelumnya buat tempat pohon-pohon yang dibeli. Harga pohonnya juga ternyata ga mahal, cuma 1000 Gold.


ini pohon apel yang aku beli


Ketiga puluh tujuh, selain bisa beli pohon, ternyata tukang kayu sekarang juga jual funitur wkwkwk. Bisa beli jam dan kabiner besar, bahkan bisa beli TV LCD! Pantes aku ga nemu iklan jualan furnitur di televisi tiap hari Sabtu. Waktu coba pergi ke restoran Ran, pas mau pake telfon, ga berfungsi telfonnya. Biasanya kan kalau mau beli barang, telfon untuk pemesanannya di situ. Oh berarti, sekarang untuk beli-beli yang biasanya lewat iklan tv, bisa dibeli di tukang kayu ya. Cuma aku penasaran, beli kulkas di mana yaaa? Kayaknya harus renovasi rumah dulu, baru keluar jualan kulkasnya. Semoga yaa. Soalnya ini mau simpan produk hasil panen dan lain-lain, belum punya kulkas soalnya. 



Ketiga puluh delapan, ngga terlalu gimana-gimana sih, cuma aku notice aja ada bedanya di sini. Sebelumnya, setiap bangun tidur, sarapannya selalu di meja. Tetapi yang sekarang, makannya di deket kasur, kenapa yaa, kok malah jadi ga realistis wkwkwk. Jadi ini maunya remake menjadi lebih realistis atau ngga sih? Kalau diingat-ingat perbedaan-perbedaan yang sebelumnya, ada juga kan yang berupa menjadi tidak realistis. Jadi, ini sih kayaknya suka-suka creator-nya aja deh, ya terlepas dari sebagian juga ada perbaikan juga dari sebelumnya, sehingga lebih berguna dan efisien. Tapi maksudnya juga, udah bener makannya di meja, kenapa sekarang jadi di deket kasur wkwkwk. 



Ketiga puluh sembilan, ingat ngga setiap musim panas, ada satu karakter yang tinggal di dekat pantai, dan cuma muncul di musim panas. Yaitu Kai. Karakter ini punya restoran makanan kan, cuma sebelumnya kita ga pernah bisa masuk ke dalam restorannya. Belinya dari depan doang. Bedanya, sekarang kita bisa masuk, ternyata luas juga ya dalamnya. Sebelumnya kupikir cuma petakan kayak beli makan yang cuma take away doang gitu. Ya, yang sekarang lebih menarik menurutku.


Bagian dalam restorannya Kai

Ini daftar menu makanannya


Keempat puluh, setiap musim panas, aku inget banget, tiap penduduk pasti serempak nanam jagung juga. Padahal yang tumbuh di musim panas ga cuma jagung, mungkin karena paling mahal kali ya, makannya pada nanem. Cuma bedanya, sekarang ini yang biasa nanem, pada ga nanem. Jadi, cuma ladang kita doang yang nanem jagung. Biasanya kan keluarga Popuri sama keluarga Barley juga nanem, tapi ini bener-bener kosong.





Oke, segitu dulu untuk bagian 4, nanti dilanjut lagi yaa. Mohon maap kalau ada salah. Terima kasih sudah berkunjung!

Saturday, April 08, 2023

Ulasan Singkat Mengenai Sakit Kepala



Ketika dulu waktu kuliah, aku mempelajari bahwa sakit kepala ada banyak penyebabnya, ada satu hal yang paling aku ingat, yaitu sakit kepala terjadi karena adanya perbedaan tekanan di dalam bagian kepala yang kemudian mengaktifkan saraf nyeri untuk memberikan sinyal pada tubuh bahwa terjadi suatu hal yang tidak diinginkan di dalam kepala.

Obat-obatan yang diberikan, sebut saja parasetamol, bukanlah obat yang bekerja langsung dalam mengatasi akar masalah penyebab nyerinya. Pasacetamol tidak bekerja untuk menstabilkan tekanan dalam kepala. Melainkan hanya obat yang bersifat sebagai analgesik atau antinyeri saja, yang meredam rasa nyeri yang muncul.

Pada dasarnya, secara alami tubuh akan dapat mengatasi perbedaan tekanan tersebut, hanya saja perlu waktu, sehingga dalam prosesnya rasa nyeri akan tetap muncul sampai tekanan kembali stabil. Oleh karena itu, sebenarnya jika kita membiarkan saja tanpa konsumsi analgesik, dengan sabar menahan rasa sakitnya, keadaan tubuh akan perlahan kembali normal dan rasa nyeri akan hilang.

Hanya saja, tidak semua kondisi dapat diatasi tanpa obat, sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya, ada banyak macam sakit kepala, dari ringan hingga yang berat. Sakit kepala yang berat bisa menjadi suatu pertanda adanya penyakit yang lebih serius, sehingga apabila diabaikan, tidak mungkin dapat sembuh sendiri, dibutuhkan pengobatan lanjutan. 

Menurut klasifikasi internasional edisi ketiga, sakit kepala terbagi menjadi 3 jenis, yaitu (1) sakit kepala primer, (2) sakit kepala sekunder, dan (3) painful cranial neuropaty, nyeri wajah lain, dan gangguan sakit kepala lainnya. [1] 

Sakit kepala primer adalah sakit kepala yang tidak diketahui patologinya secara pasti. Patologi adalah mengenai bagaimana suatu penyakit terjadi. Contoh macam sakit kepala yang termasuk ke dalam sakit kepala primer antara lain migrain, tension-type headache, sefalgia otonom trigeminal (trigeminal autonomic cephalgia), dan gangguan sakit kepala primer lainnya. 

Migrain adalah sakit kepala ditandai dengan rasa sakit yang berdenyut yang sering dialami wanita dengan rasio terjadinya dibanding pada pria adalah 3:1. Penyebab paling utama adalah stres emosional yang mana terjadi sekitar 80%, diikuti dengan penyebab lainnya seperti hormon pada perempuan, tidak makan, cuaca, gangguan tidur, bau-bauan, nyeri leher, cahaya, alkohol, asap rokok, tidur larut, panas, dan seterusnya. [2]

Pada migrain, terdapat istilah yang disebut "aura", yaitu suatu tanda peringatan yang memberi tahu orang tersebut akan terjadinya sakit kepala migrain. Aura dapat berupa masalah pada penglihatan misalnya melihat suatu kilatan cahaya, kekakuan pada leher, atau kesemutan pada anggota tubuh. Ada atau tidaknya aura dijadikan sebagai dasar klasifikasi migrain. Migrain yang paling umum terjadi adalah migrain tanpa aura. [1,2]

Tatalaksana migrain adalah sebagai berikut, dikutip dari referensi nomor 2.



Tension-type  headache (TTH), adalah suatu nyeri kepala yang terjadi secara berulang dapat berupa rasa tegang seperti diikat, dapat berlangsung beberapa menit hingga beberapa minggu. Tidak ada tes laboratorium yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis TTH ini. Namun, bedanya dengan migrain, intensitas nyeri kepala pada TTH tidak terpengaruh dengan adanya aktivitas fisik. Pada migrain, adanya aktivitas fisik dapat memperburuk intensitas nyeri kepala. [3]

Meskipun TTH secara harfiah cenderung disebabkan karena adanya semacam ketegangan otot, penyebab TTH masih belum diketahui secara penuh. Terapi yang dapat dilakukan dapat berupa terapi farmakologi (dengan obat) dan nonfarmakologi (tanpa obat). Untuk TTH yang dengan pengulangan (episodic) yang jarang, biasanya cukup dengan analgesik saja. Sementara TTH dengan episodic yang frequent bisa diberikan kombinasi analgesik (seperti parasetamol) sederhana dan NSAID. [3]

Obat TTH yang diberikan berdasarkan keparahannya: akut, lini pertama, lini kedua, tampak pada Tabel di bawah yang dikutip dari referensi nomor 3. 


Terapi nonfarmakologi tampak lebih menarik karena melibatkan terapi fisik dan psikologis. Secara fisik meliputi perbaikan postur, relaksasi, program latihan, paket panas dan dingin, ultrasound, dan stimulasi listrik. Sementara terapi psikologis meliputi pelatihan relaksasi, EMG biofeedback dan Cognitive-behavioural therapy. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi ketegangan otot, kontrol atas ketegangan otot, dan menghilangkan stres. [3]

Trigeminal autonomic cephalgia adalah gangguan sakit kepala yang dicirikan dengan nyeri distribusi trigeminal (saraf trigeminal meliputi saraf yang terletak di sisi wajah) unilateral (pada satu sisi) yang terjadi dengan gejala ipsilateral. [1, 4]

Gejala otonom ipsilateral yang mungkin terjadi mencakup edema kelopak mata, kongesti nasal (hidung tersumbat), lakrimasi (kelebihan produksi air mata), ataupun berkeringat. [5]

Menurut referensi nomor 6, trigeminal autonomic cephalgia adalah cluster headache (CH). CH merupakan sakit kepala yang sangat menyiksa bahkan sering disebut sebagai 'suicide headache' atau sakit kepala bunuh diri karena rasanya yang amat parah atau rasa sakit terburuk. Disebut 'cluster' mungkin karena kejadiannya pada suatu gugus di satu sisi kepala dengan rasa sakit yang cenderung lebih parah daripada migrain karena terjadi berpola dan berulang. 

Penyebab pastinya belum jelas diketahui. Lebih banyak dialami oleh pria dengan rasio kejadian terhadap wanita 3:1, dan berdasarkan laporan, sakit kepala ini dipicu oleh stres, tidur, asupan alkohol, maupun cuaca. Meskipun demikian, kejadian ini cukup langka, dengan frekuensi kemunculan 1 dari 1000 orang. Tatalaksananya dapat meliputi pemberian obat oral seperti Zolmitriptan, pemberian oksigen (terbukti efektif pada pasien CH), hingga penggunaan perangkat radiofrekuensi SPG (Gaglion sphenopalatina). [6]

Sekarang kita masuk ke sakit kepala sekunder. Disebut sekunder, karena ada suatu kondisi penyakit tertentu yang menjadi penyebab timbulnya rasa sakit kepala tersebut. Sebagai contoh, adanya suatu infeksi atau serangan bakteri patogen, gejalanya dapat berupa sakit kepala dan demam. Oleh karena itu tatalaksananya tidak hanya dapat berupa pemberian analgesik saja, dibutuhkan serangkaian obat-obatan lainnya yang diperlukan, misalnya saja antibiotik untuk menumpas bakteri tersebut, dan seterusnya. Berhubung ada banyak kondisi penyakit yang dapat menyertai sakit kepala, maka pengobatannya pun tergantung pada kondisi penyakit yang dimaksud, maka dapat berbeda-beda.

Selain itu, menurut ICHD (International Classification of Headache Disorders), kondisi penyakit yang menyertai sakit kepala sekunder selain infeksi, antara lain trauma, penyakit vaskular, gangguan homeostatis, sakit kepala toksik atau withdrawal headache (sakit kepala akibat menghentikan pengobatan yang sedang dijalani selama seminggu atau beberapa bulan), dan sakit kepala karena kondisi intrakranial nonvaskular. [1]

Terakhir terkait painful cranial neuropathy, adalah sakit kepala yang terjadi ketika ada kerusakan pada saraf kranial di dalam otak atau batan otak. Orang yang mengalaminya dapat merasakan beberapa gejala seperti kelemahan pada satu sisi wajahnya. Pada manusia terdapat 12 saraf kranial yang berfungsi sebagai saraf yang memproses informasi sensori dan pergerakan. Contohnya, apabila terjadi kelumpuhan pada saraf ketiga (third nerve palsy) dapat menyebabkan perubahan atau gangguan penglihatan mata.  [7]

Penyebabnya dapat beragam, misalnya karena microvacular cranial nerve palsy (kelumpuhan saraf kranial mirkovaskular), hingga kurangnya aliran darah ke saraf dalam otak. Pengobatannya tergantung pada saraf mana yang terpengaruh dan gejala apa saja yang dirasakan oleh pasien. [7]

Kesimpulannya, sakit kepala tidak sesederhana itu. Ada banyak jenisnya, gejala yang dirasa, dan penanganan mana yang tepat sebagai tatalaksananya. Penyebabnya pun bervariasi, ada yang belum diketahui secara jelas dan ada yang muncul karena adanya kondisi penyakit tertentu. Pada akhirnya, berkunjunglah ke dokter, untuk memperoleh diagnosis dan pengobatan yang tepat. 

Sebagai salah satu tindakan pencegahan, jika disimak dari awal, salah satu penyebab sakit kepala terkait dengan stres atau pikiran. Oleh karena itu, milikilah pikiran yang sehat, relaks, hindari pikiran yang berlebihan, fokus pada masa sekarang, jangan terikat pada masa lalu dan ketakutan masa depan. Siapa yang menyangka bahwa masalah mental yang menyebabkan stres bahkan hingga berkepanjangan menjadi depresi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang rumit begini. 

Oh iya, ada satu hal lagi yang mau dibahas. Jika pernah mendengar istilah vertigo, atau lebih sering dikenal pusing tujuh keliling karena sensasinya seperti berputar-putar, maka perlu untuk membedakannya dengan sakit kepala. Vertigo bukanlah penyakit, melainkan suatu gejala. Yang terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan pada sistem vestibular (indra keseimbangan yang terdapat di dalam telinga) atau pada sistem saraf pusat. Tatalaksananya juga berbeda dapat berupa pemberian terapi dengan manuver reposisi partikel (Particle Repositioning Maneuver, PRM) hingga terapi dengan obat seperti obat golongan benzodiazepam. [8]

Baiklah, sekian ulasan mengenai sakit kepala saat ini, semoga pembaca sekalian selalu diberi kesehatan dan terbebas dari rasa sakit kepala. Mohon maaf kalau ada salah. Terima kasih sudah berkunjung!


Referensi:

[1] Rizzoli, P., & Mullally, W.J. (2017). Headache (Review). The American Journal of Medicine, 131(1), 17-24. https://doi.org/10.1016/j.amjmed.2017.09.005

[2] Abyuda, K.P.P., & Kurniawan, S.N. (2021). Complicated Migrain. Journal of Pain Headache and Vertigo, 2, 28-33. https://doi.org/10.21776/ub.jphv.2021.002.02.2

[3] Muthmainnina, A.N., & Kurniawan, S.N. (2022). Tension Type Headache (TTH). Journal of Pain Headache and Vertigo, 3, 41-44. http://doi.org/10.21776/ub.jphv.2022.003.02.3

[4] Matharu, M.S., & Goadsby, P.J. (2002). Trigeminal Autonomic Cephalgias. J Neurol Neurosurg Psychiatry, 72, 19-26. 

[5] Haryani, S., Tandy, V., Vania, A., & Barus, J. (2018). Penatalaksanaan nyeri kepala pada layanan primer. Callosum Neurology Journal, 1(3), 83-90.

[6] Anisa, M., & Kurniawan, S.N. (2022). Cluster headache. Journal of Pain Headache and Vertigo, 3, 29-34. http://doi.org/10.21776/ub.jphv.2022.003.02.1

[7] Han, S., & Caporuscio J. (2023). Cranial neuropathyL what to know. MedicalNewsToday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/cranial-neuropathy

[8] Setiawati, M., & Susianti. (2016). Diagnosis dan tatalaksana vertigo. Majority, 5(4), 91-95. 

Posted on by Nurul Fajry Maulida | No comments

Yang Beda dari Harvest Moon Story of Seasons Bagian 3

Bagian 1 klik di sini, bagian 2 klik di sini. Perbedaan selanjutnya diuraikan di bawah ini:

Kedua puluh satu, jika sebelumnya di versi sebelum di-remake, setiap barang yang dipegang bisa langsung dibuang. Namun, menjadi masalah ketika sebenernya ngga bermaksud untuk membuangnya, tapi ingin memberikannya kepada suatu karakter, akibat salah penempatan posisi, jadi terbuang sia-sia. Ini sering terjadi dan sangat menyebalkan apalagi kalau barangnya itu sangat bernilai. 


Nah, di versi remake ini, ngga ada lagi kemungkinan barang terbuang karena tidak sengaja, ketika membawa barang, meski menekan tombol aksi, barang tidak akan terlempar. Untuk bisa membuang barang, sekarang lebih rumit, karena harus membuka layar detail tas, lalu cek gambar tong sampah, klik c, dan detail jumlah barang yang mau dibuang. Meskipun lebih rumit, tetapi menjadi lebih menguntungkan, karena terhindar dari risiko di atas.




Kedua puluh dua, produk alam seperti madu, anggur, tidak selalu tersedia tiap hari seperti sebelumnya. Di versi remake ini, ketersediaannya acak, kadang hari ini ada madu, besok ngga ada, bisa jadi tiga hari lagi baru ada, dan tentu juga ada waktu ketika semuanya lengkap ada. Hal ini menjadi lebih realistis sih ya.

ketika cuma ada 2 anggur

ketika lagi lengkap


Selain itu, seperti gambar di atas, yang baru adalah adanya anggur di sekitar pohon depan rumah. Sebelumnya cuma ada apel dan madu. Produk-produk alam di area tertentu seperti di dekat danau, dekat hot spring, kaki gunung, dan di pantai juga berubah, baik jenisnya mau pun kuantitasnya. 

Kedua puluh tiga, dari versi Back to Nature sampai Friends of Mineral Town, di area padang lereng gunung itu biasanya ada banyak bunga yang bisa dipetik. Ini sama sekali ga ada. Sedih sih, jadi kesulitan simpan stok bunga. Mungkin karena versi terbaru bunga bisa dijual kali ya, jadi ga dibuat tersedia banyak. Dulu kan ga bisa dijual, jadi sebanyak apa pun ga bisa dijual juga, paling cuma bisa disimpan sebagai stok untuk ganti-ganti bunga di vas, atau stok untuk pemberian ke karakter. 

Kosong sama sekali, ga ada ladang bunga, kalau pun ada cuma satu atau dua doang


Kedua puluh empat, sekarang kalau ada acara festival tertentu, ada dekorasi di tiap jalannya. Sebelumnya, dekorasi hanya ada di tempat acara. Bagiku, ini bermanfaat sih. Karena dengan adanya dekorasi jadi semacam pengingat, kalau hari ini lagi ada acara. Sebelumnya, bisa lupa kalau lagi ada acara akibat ga cek kalender atau ga cek televisi. 


Kedua puluh lima, area puncak gunung, lebih luas dan ada rerumputannya. Sebelumnya sempit banget dan tandus. Mungkin ada alasan kenapa dibuat lebih luas, bisa jadi supaya bisa muat banyak orang kalau ada acara yang diadain di puncak gunung. 


Kedua puluh enam, di ladang milik sendiri, langsung tersedia rerumputan. Kalau sebelumnya, untuk punya rerumputan harus beli dan nanam benihnya sendiri.


Kedua puluh tujuh, produk hasil panen ada skala kualitasnya, semacam rating dengan bintang. Kurasa makin banyak bintangnya, makin mahal harganya. 



Kedua puluh delapan, ketika mengambil pakan hewan, biasanya harus ambil satu-satu, sekarang sekali ambil langsung otomatis keambil sembilan pakan hewan, jadi lebih efisien. Ngga harus pencet berkali-kali untuk memenuhi kebutuhan.




Kedua puluh sembilan, saat meminta kurcaci untuk membantu di ladang, sekarang ada sesi konfirmasinya, apakah benar diminta untuk membantu menyiram tanaman selama tujuh hari misalnya. Menurutku sih ini lebih baik dari sebelumnya, karena ketika buru-buru, pernah salah minta, maksud hati ingin minta dibantu tujuh hari, malah kepencet yang satu hari, dan ga bisa direvisi. Dengan adanya sesi konfirmasi, kalau ngeh salah minta, jadi bisa direvisi permintaannya. 




Ketiga puluh, sekarang ada tambahan kursor untuk navigasi, jadi lebih memudahkan sih menurutku. Terutama untuk kegiatan memilih. Biasanya harus dipencet berulang-ulang sampai ketemu barang yang dimaksud untuk dikeluarin.



Ya, sekian untuk uraian kali ini. Aku akan buat uraian perbedaan selanjutnya di postingan berikutnya. Terima kasih sudah berkunjung. Mohon maaf kalau ada salah.